| Tersedianya: | |
|---|---|
Chuck tipe tembus/berhenti dilengkapi dengan aksi tarikan ke belakang. Setelah dipasangi pelat penyekat dan diposisikan secara akurat pada posisi aksial. Setelah ditarik kembali, collet chuck sepenuhnya pas dengan chuck dan bertumpu pada alat penghenti, membentuk gaya penjepitan yang stabil dan kokoh. Efisiensi gaya penjepit umumnya sama meskipun benda kerja pendek dijepit. Chuck dapat digunakan sebagai lubang tembus setelah pelat penyekat dilepas.
Kerucut pencekam sepotong-sepotong benar-benar pas dengan pencekam, membentuk gabungan perlengkapan padat. Oleh karena itu, kekakuan pemrosesan, stabilitas mekanis, dan akurasi penjepitan meningkat pesat.
Mesin ini dapat digunakan dalam kombinasi dengan mesin bubut CNC, mesin khusus, atau mesin pemutar putar lainnya untuk pemrosesan batangan atau mandrel.
Perangkat pendeteksi sesak udara dapat ditambahkan.
Collet chuck dipasang dengan cara yang sama seperti hollow chuck, dan dapat dipertukarkan dengan hollow chuck tanpa mengganti batang tarik.
Desain kedap air yang komprehensif dapat mencegah pemotongan air dan besi tua memasuki poros melalui lubang.
Mekanisme Tarik Kembali:
Memastikan pegangan yang aman dan meminimalkan deformasi benda kerja dengan menarik kembali ke dasar chuck.
Akurasi Posisi:
Dirancang untuk pemosisian yang konsisten dan berulang, penting untuk tugas yang presisi.
Desain Collet Karet Tahan Lama:
Menawarkan fleksibilitas tinggi dan kekuatan penjepitan yang kuat sekaligus mengurangi kerusakan permukaan pada benda kerja yang halus.
Konstruksi Kompak dan Kuat:
Desain hemat ruang dengan bahan tahan lama untuk kinerja tahan lama.
Fleksibilitas dalam Aplikasi:
Cocok untuk berbagai industri, termasuk manufaktur dirgantara, otomotif, dan elektronik.
Perawatan Rendah:
Dirancang untuk keandalan dan kemudahan penggunaan, meminimalkan waktu henti dan persyaratan pemeliharaan.
Pemesinan CNC: Memberikan penjepitan yang stabil dan akurat untuk pengoperasian berkecepatan tinggi dan presisi.
Pengerjaan Logam: Ideal untuk memegang berbagai bentuk dan ukuran benda kerja dengan aman.
Manufaktur Otomotif dan Dirgantara: Mendukung produksi komponen presisi dengan kesalahan minimal.
Inspeksi dan Pengujian: Memastikan posisi stabil untuk tugas kontrol kualitas dan pengujian.
Perakitan Elektronik: Menangani komponen kecil dan halus tanpa menyebabkan kerusakan permukaan.
